Minggu, 11 Februari 2018

PESAWAT RUSIA BERPENUMPANG 71 ORANG KECELAKAN USAI LEPAS LANDAS

Ilustrasi Kecelakaan Pesawat
Sebuah pesawat yang membawa 71 penumpang mengalami kecelakaan di Moskow, Rusia, Minggu (11/2/2018).

Menurut laopran kabar berita rusia, TAss, Antonov-148 yang di operasikan Saratov airline menghilang dari radar hanya dua menit setelah lepas landas dari bandar Domodedovo, moskow

tak lama kemudian, burung besi itu di kabarkan mengalami kecelakan diikuti dari CNN regu penyelamat sedang menuju lokasi yang di perkirakan sebagai tempat jatuhnya pesawat

BBC melaporkan bahwa pesawat tujuan Orsk itu jatuh di dekat Argunov, sekitar 80 km di tenggara Moskow

layanan darurat mengatakan kepada kantor berita Interfax bahwa tak ada kemungkinan besar selama dari dalam kecelakaan itu

1 dari 2 halaman


Saratov Airlines merupakan maskapai yang berbasis di Saratov, 840 km di tenggara Moskow.
Pada 2015, maskapai tersebut dilarang beroperasi dalam penerbangan internasional. Saat inspeksi mendadak, ditemukan seseorang yang bukan merupakan awak pesawat berada di kokpit.
Saratov Airlines mengajukan banding atas larangan tersebut dan mengubah kebijakannya sebelum melanjutkan penerbangan carter internasional pada 2016.
Sebagian besar maskapai tersebut melakukan penerbangan domestik. Namun, pesawat itu juga melakukan penerbangan ke negara lain, seperti Armenia dan Georgia.
pesawat rusia jatuh


Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen 26 Orang

 situs judi pokerSebanyak 26 penumpang bus pariwisata Premium Fassion nopol F 7959 AA yang terguling di kawasan Tanjakan Emen, Ciater, Kabupaten Subang, dinyatakan tewas. Foto/Istimewa.aduq


SUBANG - Sebanyak 26 penumpang bus pariwisata Premium Fassion nopol F 7959 AA yang terguling di kawasan Tanjakan Emen, Kampung Dawuan, Desa/Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, pada Sabtu (10/2/2018) pukul 17.00 WIB, dinyatakan tewas.

Bus yang dikemudikan oleh Amirudin (32), warga Kampung Laladon, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor itu juga menggilas kendaraan sepeda motor Honda Beat nopol T 4382 MM (identitas pengendara belum teridentifikasi).

Kapolres Subang AKBP M Joni mengatakan, akibat kecelakaan maut itu, korban meninggal dunia sebanyak 26 orang, 18 orang di RSUD Ciereng Subang, dan delapan di Puskesmas Jalancagak.

"Sampai saat ini proses evakuasi korban masih berlangsung, kemungkinann untuk jumlah korban masih bisa bertambah dikarenakan proses evakuasi masih belum selesai," kata Kapolres.

"Nama dan alamat korban meninggal dunia sampai saat ini masih dilakukan pendataan dan identifikasi oleh Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Subang," kata Joni 


Kecelakaan di Tanjakan Emen


2 dari 3 halaman

Tanjakan Emen dan Mitosnya

Tanjakan Emen, Ciater, Subang, memang dikenal rawan kecelakaan. Jalannya yang menanjak dan berkelok membuatnya terkenal sebagai jalur rawan. Panjang Tanjakan Emen mencapai 3 km. Tanjakan ini memiliki kemiringan dan tikungan-tikungan tajam.
Namun, ada juga yang menghubungkan kecelakaan-kecelakaan yang terjadi di sini dengan cerita mistis. Berdasar laman Kotasubang, ada tiga mitos yang berkembang di masyarakat terkait Tanjakan Emen dan kecelakaan yang sering terjadi.
Pertama, terkait kecelakaan pada 1969. Saat itu ada bus bernama Bus Bunga. Bus tersebut mogok ketika berada di lokasi, sang kernet yang bernama Emen berusaha mengganjal rodanya. Namun nahas, Emen meninggal karena tertabrak bus itu.
Warga sekitar mengaku sering melihat penampakan sosok Emen di tanjakan itu.
Versi kedua terkait dengan peristiwa tabrak lari di sana. Emen adalah korbannya. Namun, mayat Emen bukannya dievakuasi, tapi malah disembunyikan dalam pepohonan di sekitar tanjakan tersebut. Arwah Emen pun dipercaya menuntut balas.
Sementara versi lainnya, Emen adalah sopir oplet Subang-Bandung. Pada 1964, oplet yang dikendarainya kecelakaan dan terbakar. Emen disebut tewas di lokasi dan semenjak itu semakin sering terjadi kecelakaan di tempat yang sama.
Pengguna jalan, biasanya melempar koin, rokok atau menyalakan klakson untuk terhindar dari bahaya.bandarq
 


Kemungkinan besar dari sisi prediksi supirnya mengantuk dan lalu menabrak tiang dan akhirnya terjungkir balik ke kiri mengandas ke sisi jalan.dominoqq

Jumat, 09 Februari 2018

Curhat SBY terkait Kasus E-KTP





Banner Infografis Curhat SBY
Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY membantah terlibat mengurusi proyek pemerintah selama menjabat sebagai Presiden ke-6 RI. Termasuk proyek e-KTP yang kini bermasalah dan menyeret sejumlah nama.
"Tidak pernah SBY ikut-ikutan mengurusi proyek, intervensi sebuah proyek, tidak ada. Silakan cek, semua masih ada, tim pelaksananya, mendagrinya masih ada," kata SBY dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Selasa 6 Februari 2018.aduq



Klarifikasi SBY ini muncul setelah Firman Wijaya menyinggung keterlibatan Ketua Umum Partai Demokrat itu dalam megakorupsi e-KTP. Firman Wijaya merupakan pengacara terdakwa kasus e-KTP, Setya Novanto.
Dalam klarifikasinya, SBY juga menyebut nama-nama lain yang diduga pernah memfitnah dan mencemarkan nama baik dia.
Selengkapnya dapat dilihat dalam Infografis di bawah ini:

infografis Curhat SBY 

1 dari 3 halaman


Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2). (Liputan6.com/JohanTallo)

Tidak hanya itu sby juga mengaitkan skandal e-KTP dengan tahun politik. Dia mencurigai, namanya dibawa-bawa dalam kasus korupsi e-KTP sebagai serangan politik menjelang Pemilihan Umum.2019

 "Lantas ada apa dengan semuai ini? ini skenario siapa. konspirasi model siapa seperti ini di tahun politik 2019. inilah yang yang haru s di buka, ini jihad saya untuk me ndapatkan keadalian di negeri ini. ucup SBY 


Namun SBY mengakui masih percaya pada presiden RI joko Widodo atau jokowi dan polri untuk mendengar dan memproses aduan dia 



2 dari 3 halaman


VIDEO: Ketua Pengusaha Laporkan Ahok Atas Dugaan Penyadapan SBY Bersama kuasa hukumnya Eggy Sudjana, Ketua Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano mendatangi Bareskrim Mabes Polri.

SBY memilih datang secara langsung ke Bareskrim Polri untuk melaporkan Firman Wijaya. Menurut kuasa hukum SBY, Ferdinand Hutahahean, kliennya sudah tak kuat menahan banyaknya tuduhan dan fitnah.
"Tadi malam kami diskusi dengan Bapak (SBY), sepertinya, rasa-rasanya beliau sudah tidak dapat menahan begitu banyak fitnah yang menyerang beliau dan keluarga selama ini," ujar Ferdinand di Bareskrim Polri, Selasa 6 Februari 2018.
Ferdinand sempat menyarankan agar SBY tak perlu turun langsung untuk melaporkan Firman. Namun, saran dari dia dan tim kuasa hukum lainnya ditolak oleh SBY.bandarq